Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Sabtu, 11 Februari 2012 | 12:36 WIB
Piala Thomas dan Uber
Kamis, 6/5/2010

MENYAMBUT perhelatan Piala Thomas dan Uber 2010 pada 9-16 Mei, Kompas.com membuat liputan khusus tentang kejuaraan bulu tangkis beregu dua tahunan ini yang akan berlangsung di Malaysia.

Indonesia ambil bagian dalam pertarungan olahraga tepok bulu tersebut. Tim Thomas dan Uber lolos kualifikasi, sehingga meraih tiket tampil di babak utama.

Tim Thomas memiliki peluang untuk membawa pulang trofi paling bergengsi di sektor putra tersebut, setelah terakhir kali menjadi juara pada tahun 2002. Meskipun sulit, tetapi harapan cukup terbuka.

Sedangkan untuk tim Uber, peluangnya lebih kecil karena kekuatan tim putri Indonesia masih di bawah juara bertahan China, yang kembali jadi favorit juara.

Akan tetapi, tidak ada yang mustahil sepanjang harapan itu dibarengi usaha yang ekstra keras. Karena itu, mari kita sama-sama memberikan semangat dengan berbagai cara, sehingga para punggawa Indonesia bisa tampil maksimal untuk mewujudkan impian publik bulu tangkis Tanah Air, yang sudah haus kemenangan.

 


Ada 12 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
priyatno @ Senin, 25 April 2011 | 00:55 WIB
tugas berat kayaknya,tpi try aja,smua ga ada yg ga mungkin.tanamkan smngat juang45 insyaallah,dpt hasil yg maksimal.
vivi @ Selasa, 25 Januari 2011 | 16:23 WIB
bagaimanapun kt hrs bangga n ttp memberikan dukungan kpd Tim garuda bulutangkis,semakin bnyk yg memberika dukungan kpd mereka semakin bnyk jg kekuatan mereka untuk melawan lawan nya.. ttp semangat y chayo3x...(semangat3x)
Riky-aprianto @ Selasa, 18 Januari 2011 | 12:15 WIB
Mengapa harus dilakukan di malaysia lagi?? bukannya tahun kemaren sudah diselenggarakan disana..... seharusnya jadwal tempat bertanding nya harus adil dong... misalnya tahun ini diselenggarakan di thailand, atau singapura, atau inggris, australia.. kan masih banyak negara" yang ikut turnamen belum pernah merasakan menjadi tuan rumah piala Thomas dan Uber Cup...............
dafa @ Sabtu, 15 Januari 2011 | 12:07 WIB
wkwkwkwkwkwwkwkwkwk
joko @ Kamis, 25 November 2010 | 11:58 WIB
disayangkan kita diera alan ,ardi begitu berjaya dan kaderisasi berjalan dengan pelatih tong sinfu, tapi karna kita malu untuk memberikan beliau sebagai WNI akhirnya china kembali bangkit ditangan tongsinfu, jangan malu menggunakan pelatih dari china kalo kita belum mampu, dulu pelatih kita baik kualitas tapi sebagian atlet pembangkang setelah bisa juara dunia, semua permaslahan adalah mental, atlet kita sdh merasa kalah sebelum bertanding
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Kompas Mobile
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS