Sabtu, 25 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
Sabtu, 25 Oktober 2014 | 06:06 WIB
Surat Pembaca
Bank Mandiri
Tertipu Fasilitas Cicilan 0% Kartu Kredit Bank Mandiri
Minggu, 22 Januari 2012 | 12:15 WIB

Pada tanggal 6/11/2011 saya melakukan pembelian di Master Data dan pada saat pembayaran saya mencoba fasilitas cicilan 0% dari Kartu Kredit Bank Mandiri. Penagihan cicilan pertama berjalan sebagaimana mestinya, hingga kemudian pada saat penagihan cicilan ke-2 terjadi masalah. Hal ini pertama saya ketahui pada tanggal 29/12/2011 pada saat saya mau bertransaksi dengan kartu kredit Bank Mandiri, ternyata tidak bisa dipakai. Dari hasil konfirmasi ke 14000 dibilang bahwa karena ada cicilan, maka sisa pagu kredit saya di-reserve untuk cicilan tersebut.

Pada tanggal 3/1/2012 saya konfirmasi kembali ke 14000, dan disebutkan bahwa ada percepatan tagihan untuk pembelian di Master Data, sehingga saya harus melunasi semua sisa cicilan yaitu cicilan bulan ke-2 s/d ke 6. Aneh sekali, karena saya tidak pernah melakukan pengajuan percepatan dan tidak ada pemberitahuan di awal maupun pada saat kejadian bahwa ada percepatan penagihan tersebut. Saya mengajukan komplain dan diberitahu oleh CS 14000 bahwa akan di-follow up dalam waktu 4 hari. Pada tanggal 10/1/2012 saya kembali cek ke 14000, dan ternyata statusnya masih in progress, dan saya diminta menunggu kembali selama 4 - 7 hari. Pada tanggal 21/1/2012 saya kembali cek untuk penyelesaian masalah ini, ternyata masih sama, statusnya masih in progress.

Sungguh sangat megecewakan, karena jatuh tempo tangihan adalah tanggal 24/1/2012, dan jika saya harus menunggu kembali 4 hari, artinya sudah melewati jatuh tempo, yang mana jika saya tidak mau terkena pinalti, maka saya harus melakukan pembayaran penuh. Karena ini bukan pertama kalinya Kartu Kredit Bank Mandiri bermasalah, saya berniat untuk menutup kartu kredit bank mandiri saya dengan membayarkan tagihan penuh sampai dengan tagihan berjalan. Pada tanggal 22/11/2012, saya kontak 14000, dan menanyakan tagihan berjalan dan menyatakan niat saya untuk melunasi seluruh tagihan dan menutup kartu kredit Bank Mandiri saya. Lagi-lagi saya harus kecewa berat, dinyatakan bahwa saya tidak dapat menutup Kartu Kredit Bank Mandiri saya karena masih ada cicilan pembelian di Master Data. Padahal semua pembayaran cicilan sudah ditarik ke depan, dan saya dibilang masih ada cicilan.

Sungguh sistemnya sangat kacau. Karena saya memaksa akan menutup kartu kredit Bank Mandiri saya, maka saya diminta menunggu selama 3 menit untuk konfirmasi. CS 14000 kemudian menginfokan bahwa jika saya akan menutup kartu kredit saya, maka saya terkena pinalti 5% dari sisa cicilan yang harusnya dibayarkan sampai 5 bulan ke depan. Sungguh sangat mengecewakan. Karena penarikan cicilan ke depan adalah kesalah sistem dari bank Mandiri, dan ketika saya akan melunasi masih terkena pinalti 5%. CS menyarankan untuk membayar total cicilan dikurangi dengan cicilan yang ditarik ke depan, namun akan terkena bunga kartu kredit.

Nantinya saya diminta untuk mengajukan revisi bunga yang dibebankan yang mana juga tidak ada jaminan bahwa akan dilakukan revisi bunga. Sungguh sangat keterlaluan. Karena pihak CS berjanji kembali untuk membuatkan surat percepatan penyelesaian masalah ini, saya akan tunggu sampai dengan tanggal 24/1/2012. Jika ternyata masalah ini tidak selesai juga, saya akan tetap tutup Kartu Kredit saya, walaupun terkena pinalti 5% karena kesalahan sistem di bank Mandiri. Sebagai nasabah bank Mandiri saya sangat-sangat kecewa dan merasa dirugikan dengan Kartu Kredit Bank Mandiri.

Istofani
Yogyakarta
Yogyakarta

Tanggapan Surat Pembaca
Bank Mandiri
Tertipu Fasilitas Cicilan 0% Kartu Kredit Bank Mandiri
Kamis, 2 Februari 2012 | 18:50 WIB

Menanggapi pengaduan dari Ibu Istofani di media online Kompas.com tanggal 22 Januari 2012 mengenai “Tertipu Fasilitas Cicilan 0% Kartu Kredit Bank Mandiri”, dengan ini kami sampaikan terima kasih atas masukan yang Ibu Istofani berikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Kami telah menghubungi Ibu Istofani untuk menyampaikan penjelasan dan penyelesaian atas permasalahan dimaksud. Ibu Istofani dapat menerima penjelasan yang disampaikan dan bersedia untuk tetap dibebankan transaksi cicilan tersebut secara penuh dikarenakan Ibu Istofani telah melakukan pembayaran atas tagihan bulan Januari 2012. Apabila masih terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, selain dapat menghubungi Customer Service kami yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000, Ibu Istofani dapat menghubungi kami melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu contact us atau langsung melalui email customer.care@bankmandiri.co.id. Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasama Redaksi Kompas.com .

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sukoriyanto Saputro, Corporate Secretary
Bank Mandiri
Plaza Mandiri Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38
Jakarta