Rabu, 20 Agustus 2014
Selamat Datang   |      |  
Rabu, 20 Agustus 2014 | 15:45 WIB
Surat Pembaca
AXA Mandiri
Hati-hati! AXA Mandiri, Hanya Dapat Buntungnya!
Rabu, 20 Februari 2013 | 12:52 WIB

Awalnya hanya ingin menggunakan jasa bank negara atau BUMN. Lalu saya pilih Bank mandiri yang menawarkan asuransi pendidikan di AXA Mandiri. Sebelumnya saya puas menggunakan jasa bank swasta untuk asuransi pendidikan anak saya. Dan saya pun cerita ke pihak bank Mandiri di cabang saya membuka akun untuk pendidikan anak saya, bahwa saya hanya ingin menyiapkan anak saya masuk SMA. Saya berasumsi bank milik negara juga punya produk yang bisa memuaskan. Tidak membuat nasabah merasa tertipu. Tiap bulan, rekening saya dipotong sebesar Rp 500 ribu. Dan saya mulai tenang menghadapi kelulusan anak saya. Sekurang-kurangnya, saya sudah punya sekitar Rp 18 juta lebih. Apa lacur yang terjadi, ketika saya cek, angka yang saya bisa ambil hanya Rp 2 juta. Menyedihkan.

Saya tidak mengerti, tetapi saya kira petugas atau sales AXA Mandiri mengerti betul tujuan saya menggunakan asuransi pendidikan AXA Mandiri tiga tahun lalu. Dan saya sudah menjelaskan tujuan saya hanya asuransi pendidikan. Saya pun sempat bilang saat itu, saya hanya mau ketika anak saya keluar SMP, saya sudah punya uang sekitar Rp 15-18 juta. Hanya satu tujuannya, persiapan dana anak saya untuk masuk SMA. Saya sempat dikasih tahu soal asuransi, dan saya bilang, kantor saya sudah mencover asuransi anak saya. Namun, petugas meyakinkan bahwa saya bisa menerima sekitar Rp 15-18 juta juta jika diambil dalam tiga tahun. Jujur, saya tidak ikhlas mendapati kenyataan dari Bank Mandiri seperti ini.

Ini soal pendidikan anak saya. Dan siapapun pasti terluka jika menyangkut kesempatan pendidikan anaknya harus terhalang oleh situasi seperti ini, yaitu ketidak-jujuran bank mandiri yang notabene bank negara. Jika bank bermain-main dengan niat orang tua yang menyiapkan pendidikan anaknya, apalagi bank negara, saya kira kita patut untuk tidak percaya, dan perlu kehati-hatian dengan produk yang dikeluarkan Bank Mandiri. Tulisan ini saya buat untuk mereka yang mungkin seperti saya ingin bersiap-siap dengan pendidikan anaknya dengan produk asuransi. Tentu sebagai peringatan. Setidaknya, produk AXA Mandiri harus Anda ingat telah membuat nasabahnya kecewa.

Hormat saya,

Tajwini Jahari
Jl ANggrek No 50 Rt05/05 Petukangan Utara
Jakarta Selatan

Dibaca - Kali
12384
Tanggapan Surat Pembaca
AXA Mandiri
Hati-hati! AXA Mandiri, Hanya Dapat Buntungnya!
Rabu, 27 Februari 2013 | 11:16 WIB

Sehubungan dengan surat pembaca yang disampaikan oleh Bapak Tajwini Jahari di Kompas.com pada tanggal 20 Februari 2013 yang berjudul ”Hati-hati! AXA Mandiri Hanya Dapat Buntungnya!” bersama ini kami sampaikan bahwa Customer Care AXA Mandiri telah menghubungi Bapak Tajwini Jahari selaku pemegang polis untuk memberikan penjelasan atas produk asuransi yang beliau miliki. Dapat kami informasikan bahwa produk asuransi yang dimiliki oleh Bapak Tajwini merupakan produk asuransi jiwa dengan unsur investasi (unit link) yang memberikan manfaat proteksi sekaligus investasi. Perlu kami jelaskan pula bahwa produk tersebut bukanlah produk deposito, melainkan produk investasi yang perkembangannya sesuai dengan kinerja jenis dana yang dipilih pada awal pertanggungan. Kinerja investasi tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar dan risiko investasi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Bapak Tajwini. Demikian tanggapan ini kami buat, atas perhatian dan kerja sama redaksi surat pembaca Kompas.com kami ucapkan terima kasih.

Maika Randini
AXA Mandiri
Head of Customer Marketing
Jakarta