Minggu, 26 Oktober 2014
Selamat Datang   |      |  
Minggu, 26 Oktober 2014 | 05:01 WIB
Surat Pembaca
PT. Miftah Putra Mandiri Depok
Pengembalian Uang Customer
Kamis, 16 Agustus 2012 | 10:15 WIB

Pada awalnya saya merasa klop dengan Property yang ditawarkan PT. Putra Miftah Mandiri yaitu Green Putra Mandiri yang ada di Jl. Raden Sanim Poncol Depok dengan membooking 1 unit rumah di blok E No.05. Namun kekecewaan saya dapatkan ketika dari bulan November 2011 setelah saya membayar BF sebesar Rp.2 juta dan disusul dengan uangmuka Rp.10 juta. Rumah yang saya pesan sampai detik ini belum dibangun dan mengalami pemunduran akad dengan Bank BJB Cab Depok sampai tiga kali. Akhirnya saya memutuskan untuk mengagalkan pembelian karena ketidak seriusan pihak developer dengn melayangkan Surat Pembatalan per tanggal 31 Mei 2012.

Setelah melalui berbagai tawar menawar dengan Ibu Komariah (Adm & KPR). Kemudian saya disposisikan ke Ibu Ina (Keuangan) maka disepakati uang yang sejumlah Rp.12 juta (dengan berbagai potongan uang BF hangus + uang muka dipotong 2,5%) yang sudah masuk ke pihak developer akan dikembalikan 30 hari kerja dari mulai tanggal Surat Pembatalan yang saya layangkan. Tapi hingga detik ini saya belom bisa bisa mendapatkan uang yang menjadi hak saya kembali dengan berbagai alasan yang tidak jelas. Cukup sudah kesabaran saya hingga saya menuliskan kekecewaan ini. Mohon agar Pihak PT. Miftah Putra Mandiri untuk segera menyelesaikan masalah ini.

R. Adang Nofandi
Jl.Kemiri Jaya No.36 RT.09/01 Beji Depok
Depok

Dibaca - Kali
beri tanggapan atas surat ini
Silakan kirim surat Anda melalui form di bawah ini. Mengingat banyaknya surat yang masuk, redaksi mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Andapun bisa menyisipkan foto. Semua field harus diisi!
Nama lengkap :
Nama Institusi/Perusahaan/Lembaga :
Telp Perusahaan (untuk verifikasi) :
Alamat lengkap :
Kota :
No Telp/HP :
Alamat Email :
Scan KTP/ Kartu Identitas Lain : file upload : gif | jpg | png
Judul Pengaduan : re: Pengembalian Uang Customer ?