Kamis, 24 April 2014
Selamat Datang   |      |  
Kamis, 24 April 2014 | 10:14 WIB
Surat Pembaca
Bank Mandiri
Layanan Kartu Kredit Mandiri Menjebak dan Mengecewakan
Jumat, 16 Maret 2012 | 17:16 WIB

Saya baru menggunakan Credit Card (CC) sejak bulan Desember 2011. Awal muncul tagihan 8 juta lebih langsung saya lunasi semuanya. Bulan berikutnya saya dikenakan bunga karena belum melunasi materai Rp 6 ribu. Padahal tagihan materai tersebut muncul setelah saya melunasi taguhan tanpa adanya konfirmasi dari pihak bank. Pihak call center juga mengatakan bahwa tagihan materai dapat dilunasi di bulan tagih berikutnya tanpa menimbulkan bunga.

Akhirnya saya mengajukan koreksi bunga. Operator call center mengatakan proses nya 5 - 8 hari kerja. Namun hingga hari ke-8 masih belum selesai. sampai saya telp selama 8 kali untuk membuat laporan percepatan. dan baru dikonfirmasi pada hari ke 12. Ternyata untuk mengkoreksi bunga, saya harus ikut program power bill dan power cash. Saya marah karena beberapa hal :

1. Tagihan materai muncul setelah pembayaran, seolah menjebak konsumen utk tidak membayar materai agar kena bunga.

2. Proses koreksi bunga sangat lambat dan baru diproses setelah saya ancam tutup kartu dan saya laporkan ke media.

3. Saya diharuskan mendaftar program power cash dan power bill untuk menghapus bunga nya.

Jelas jelas ini adalah pemaksaan thd konsumen. Saya mohon Bank Mandiri melakukan bisnis dengan jujur. Jangan membodohi konsumen untuk menghindari kebangkrutan.

Anas Teguh Syahadat
Jl. Dipatiukur 120 Bandung
Bandung

Dibaca - Kali
9457
Tanggapan Surat Pembaca
Bank Mandiri
Layanan Kartu Kredit Mandiri Menjebak dan Mengecewakan
Selasa, 27 Maret 2012 | 14:51 WIB

Menanggapi pengaduan dari Bapak Anas Teguh Syahadat di media online Kompas.com tanggal 16 Maret 2012 mengenai “Layanan Kartu Kredit Mandiri Menjebak dan Mengecewakan”, dengan ini kami sampaikan terima kasih atas masukan yang Bapak Anas Teguh Syahadat berikan dan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Pembebanan biaya materai yang tercantum pada lembar tagihan bulan Januari 2012 merupakan biaya materai untuk pembayaran tagihan Mandiri Kartu Kredit yang Bapak Anas Teguh Syahadat lakukan pada tanggal 29 Desember 2011. Perlu kami sampaikan bahwa biaya materai akan dibebankan pada lembar tagihan apabila nasabah melakukan pembayaran nominal tertentu dengan rincian sebagai berikut : a. pembayaran < Rp 250.000,- : tidak dikenakan biaya materai b. pembayaran Rp 250.000,- s/d Rp 1.000.000,- : dikenakan biaya materai Rp 3.000,- c. pembayaran > Rp 1.000.000,- : dikenakan biaya materai Rp 6.000,- Biaya materai bukan merupakan pendapatan Bank, namun merupakan pajak yang disetorkan ke Kas Negara sehingga menjadi pendapatan Negara. Informasi mengenai ketentuan perpajakan dapat Bapak ketahui melalui SE Dirjen Pajak nomor 29/PJ.5/2000 perihal dokumen perbankan yang dikenakan materai dan SE nomor 24/PJ.5/2000 perihal nominal pembebanan materai. Kami telah menghubungi Bapak Anas Teguh Syahadat untuk menyampaikan penjelasan dan penyelesaian atas permasalahan dimaksud secara lisan maupun tertulis. Bapak Anas Teguh Syahadat dapat menerima dengan baik penjelasan dan penyelesaian yang disampaikan. Apabila masih terdapat pertanyaan ataupun saran yang ingin disampaikan, selain dapat menghubungi Customer Service kami yang akan membantu melalui Mandiri Call layanan 24 jam di nomor 14000, Bapak Anas Teguh Syahadat juga dapat menghubungi kami melalui website www.bankmandiri.co.id dengan memilih menu contact us atau langsung melalui email customer.care@bankmandiri.co.id. Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatian dan kerjasama Redaksi Kompas.com.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sukoriyanto Saputro
Bank Mandiri
Plaza Mandiri
Jakarta