Selasa, 29 Juli 2014
Selamat Datang   |      |  
Selasa, 29 Juli 2014 | 03:27 WIB
Surat Pembaca
BANK MEGA
Tanggapan "Secangkir Kopi" dari Bank Mega
Senin, 20 Februari 2012 | 00:45 WIB

Terima kasih atas keramahan Pihak Bank Mega yang telah mengadakan pertemuan ramah tamah dengan pihak saya pada hari Kamis tanggal 16 Februari, 2012 pada jam 14:00 di Planet Hollywood. Pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan terhadap keluhan saya ( www1.kompas.com /suratpembaca/read/30037 ).

Dalam pertemuan tersebut, dengan sangat jelas saya menyatakan bahwa: Saya tidak dapat menerima penjelasan yang diberikan oleh pihak Bank Mega Pusat. Saya bahkan mengajak pihak Bank Mega Pusat untuk pergi bersama-sama saya, ke Bank lain (Bank mana saja sesuai pilihan Bank Mega) dan meminta bantuan pihak Bank lain tersebut untuk menghitung angsuran per bulan, atas kredit UKM saya, berdasarkan data; Plafon: Rp. 100.000.000, Jangka Waktu: 36 bulan, Suku Bunga: 12.50%pa. flat in arrear (tanpa perlu memperlihatkan SPPK Bank Mega).

Tetapi penawaran tersebut tidak disetujui oleh pihak Bank Mega tanpa alasan yang jelas. Berdasarkan surat saya yang telah dimuat di web-site Kompas sebelumnya, dan pertemuan ramah tamah yang telah diadakan oleh pihak Bank Mega,.maka, saya, Daniel Sjamsudi, ingin mengajak pihak Bank Mega, dan masyarakat Indonesia, untuk bersama-sama melakukan perhitungan angsuran Kredit UKM saya. Pada SPPK saya, yang telah saya setujui dan tandatangani, SPPK NO: 018/SPPK-BM/JRD/VI/11, tertulis: Plafon : Rp. 100.000.000,- Suku Bunga : 12.50% pa. flat in arrear Jangka Waktu : 36 bulan Angsuran : Rp. 3.819.443,67.- (dihitung oleh Bank Mega) Berdasarkan data diatas, saya meminta bantuan dari 5 (Lima) Bank besar lainnya, untuk menghitung angsuran perbulan atas Kredit UKM saya. Hasil perhitungan dari ke 5 (Lima) Bank tersebut sama persis, yaitu sebesar Rp.3.345.363 per bulan (pokok+bunga).

Pertanyaan 1: Membandingkan hasil perhitungan pihak Bank Mega dengan hasil perhitungan 5 (lima) Bank besar lainnya, terlihat jelas, adanya selisih sebesar Rp. 474.081 per bulan. Selisih perhitungan tersebut sangat merugikan pihak saya, dan disisi lain, sangat menguntungkan pihak Bank Mega. Memahami bahwa diri saya bukanlah seorang pakar perbankan, maka saya mohon pihak Bank Mega untuk memberikan penjelasan secara terperinci di web-site Kompas.com ini. Agar masyarakat Indonesia yang lebih mengerti, dapat memberikan penilaian atas penjelasan yang diberikan oleh pihak Bank Mega. Berdasarkan Data SPPK diatas, maka dikeluarkan Perjanjian Kredit (PK) No.054/PK-UKM/HSDN/11 Adalah hal yang sangat luar biasa dan diluar nalar saya sebagai nasabah mengetahui adanya perubahan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Mega secara sepihak TANPA ijin dan / atau persetujuan dari pihak nasabah. (Bank Mega telah merubah suku bunga dari “12,50% pa. flat in arrear” yang tertulis di “SPPK” menjadi: “12,50% per tahun flat in arrear” di “PK”). Perubahan suku bunga tersebut sangat merugikan saya selaku nasabah.

Pertanyaan 2: Berdasarkan pernyataan pihak Bank Mega,bahwa: SPPK dan PK dibuat dengan format yang sama dan merupakan standar bagi seluruh nasabah UKM Bank Mega. Saya ingin menanyakan, apakah cara menghitung angsuran “ala Bank Mega” dan merubah informasi, secara sepihak, tanpa seijin nasabah juga merupakan standar Kerja Bank Mega? Mohon Penjelasan dari Bank Mega.Terima Kasih,atas banyaknya dukungan dan partisipasi dari masyarakat Indonesia yang telah mengirimkan surat ke alamat saya.

Daniel Sjamsudi
Jl.Kelapa Puan Raya Blok AG1/1-Gading Serpong
Tangerang

Dibaca - Kali
9300
Tanggapan Surat Pembaca
BANK MEGA
Tanggapan "Secangkir Kopi" dari Bank Mega
Selasa, 6 Maret 2012 | 16:48 WIB

Yth Redaksi Kompas.com Menanggapi surat pembaca di kompas.com yang disampaikan oleh Bapak Daniel Sjamsudi pada beberapa kesempatan di kompas.com, dapat kami sampaikan penjelasan sebagai berikut: 1. Sebenarnya secara panjang lebar kami sudah sampaikan dan jelaskan kepada bapak Daniel secara langsung dalam pertemuan tanggal 16 Februari 2012, baik mengenai penggunaan istilah p.a. (per annum) dengan istilah pertahun maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan itu. 2. Perlu kiranya kembali kami jelaskan tentang penggunaan istilah p.a. memiliki pengertian per annum yang merupakan saduran dari bahasa latin dan merupakan istilah yang umum digunakan dalam perkreditan. Adapun per annum sendiri memiliki pengertian per tahun dalam bahasa Indonesia dan tidak ada terjemahan lain selain per tahun, sehingga pengertian per annum dan per tahun adalah sama. Sebagai contoh bunga 12,5% per annum adalah sama dengan bunga 12,5% per tahun, sehingga seharusnya bukan merupakan sesuatu yang harus dipermasalahkan. 3. Bahwa bapak Daniel dalam surat pembacanya mempermasalahkan perbedaan metode perhitungan bunga sebagaimana tertulis di SPPK No.018/SPPK-BM/JRD/VI/11yakni sebesar 12,5% p.a flat in arrear dengan perhitungan bunga yang tercantum dalam PK No.054/PK-UKM/HSDN/11 yang tertulis sebesar 12,50% per tahun flat in arrear, sebagaimana kami uraikan diatas, kedua istilah tersebut memiliki arti dan pengertian yang sama, sehingga sama sekali tidak mempunyai dampak dalam perhitungan bunga. 4. Mengenai perbedaan hasil perhitungan bunga dari Bank Mega yang saudara bandingkan dengan bank-bank lain seharusnya tidak perlu dipermasalahkan, karena masing-masing bank memilliki kebijakan sendiri-sendiri dalam menghitung bunga, terlebih lagi sejak awal bapak Daniel sudah membaca dan mempelajari isi SPPK dan PK serta sudah menanda-tangani lampiran yang berisi tentang jumlah angsuran pokok maupun bunga, dan sudah melakukan beberapa kali pembayaran angsuran pokok dan bunga kepada kami oleh karena itu kami berharap bapak Daniel tidak menjadikan hal itu sebuah polemik yang berkepanjangan, terlebih berkenaan dengan pengertian 12,5% p.a flat in arrear dan 12,50% per tahun flat in arrear yang keduanya memiliki arti yang sama. Berdasarkan perhitungan bunga tersebut, maka atas fasilitas yang bapak terima untuk jangka waktu 36 (tiga puluh enam ) bapak diwajibkan membayar angsuran sebesar Rp.3.819.443,67,- per bulan. Demikian penjelasan ini kami sampaikan, mudah-mudahan memuaskan dan Bapak Daniel tetap menjalankan kewajibannya menurut PK tepat waktu. Terima kasih atas kesediaan kompas.com dalam menayangkan hak jawab Bank Mega.

Hormat Kami,

PT Bank Mega Tbk

Gatot Aris Munandar
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega Jl.Kap Tendean Kav 12 -14 A
Jakarta Selatan 12790