A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/allfunc.php

Line Number: 266

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/allfunc.php

Line Number: 350

KOMPAS.com - BI.Rupiah.Sengaja.Dibuat.Menguat
Tekan Inflasi
BI: Rupiah Sengaja Dibuat Menguat
Darmin Nasution
Rabu, 2 Maret 2011 | 16:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia mengakui mengintervensi pasar agar nilai tukar rupiah menguat. Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution beralasan, intervensi ini untuk meredam laju inflasi.

”Rupiah menguat itu sengaja kami rancang untuk menekan inflasi sangat tinggi tahun ini. Inflasi year on year kan sudah mulai 6,84 persen dari 7,02 persen, itu memberikan suasana baik dan meyakinkan pasar,” ucapnya, Rabu (2/3/2011).

Lewat intervensi ini, Darmin berharap rupiah bergerak pada kisaran yang stabil. Hanya saja, mantan Direktur Jenderal Pajak ini tidak memaparkan berapa kisaran rupiah yang dijaga oleh Bank Indonesia.

Sekadar catatan, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar rupiah berada di level Rp 8.824 per dollar Amerika Serikat pada Rabu (2/3/2011). Nilai tukar ini melemah dibandingkan hari sebelumnya dimana rupiah berada di level Rp 8.812 per dollar Amerika Serikat.




Editor: Erlangga Djumena

0
0
A A A
Ada 4 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
King Ahmed @ Senin, 7 Maret 2011 | 13:52 WIB
ya itu juga harapan gue sbg spekulan dolar-rupiah dan saham. Klo sekarang ada yg jual @5000/dlr, bakalan gue borong tuh dollar abis2an (soalnya gue dulu bawa dollar dari luar, gue jual di 10rebuan s/d 9400an, rupiahnya gue beliin saham yg gue dongkrak ke atas!!)
marco yugho @ Rabu, 2 Maret 2011 | 17:22 WIB
idealnya rupiah 5000 per 1 dolar
King Ahmed @ Rabu, 2 Maret 2011 | 17:17 WIB
BI udah bikin Pek.Rumah dgn baik; sekarang giliran yg urus fiskal
Kustoyo Kustoyo @ Rabu, 2 Maret 2011 | 16:31 WIB
Ini efeknya parpol pemenang pemilu, dan presiden dipilih rakyat tapi takut sama parpol lain.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
17