A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/allfunc.php

Line Number: 266

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/allfunc.php

Line Number: 350

KOMPAS.com - Australia.Bantu.Pemberdayaan.Perempuan
Australia Bantu Pemberdayaan Perempuan
Selasa, 20 Juli 2010 | 06:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Australia akan membantu pemberdayaan perempuan miskin Indonesia dengan mendukung  peningkatan akses mereka terhadap keadilan. Siaran pers Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Selasa (20/7/2010), menyebutkan, Australia berkomitmen bekerjasama dengan Indonesia untuk memberdayakan perempuan terutama dari daerah miskin dan terpencil.

"Kami akan bekerjasama dengan Indonesia untuk meningkatkan kesetaraan jender," kata Kuasa Usaha Australia untuk Indonesia, Paul Robilliard dalam siaran pers itu.

Sebelumnya dirilis laporan penelitian yang didukung pemerintah Australia dan Pengadilan Keluarga Australia yang menyorot masalah-masalah yang dihadapi perempuan dan masyarakat miskin di seluruh Indonesia untuk mendapatkan akses terhadap keadilan.

Laporan berjudul "Akses terhadap Keadilan: Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga di Indonesia", menyoroti isu yang dihadapi lebih dari sembilan juta perempuan Indonesia yang menjadi pencari nafkah utama dalam rumah tangga mereka.

Laporan itu menemukan bahwa lebih dari setengah jumlah perempuan yang diteliti memiliki pendapatan kurang dari 2 dolar AS per hari.

Juga terungkap bahwa perempuan-perempuan itu menghadapi berbagai rintangan saat mengajukan kasus-kasus hukum mereka ke sistem pengadilan Indonesia.

Ini membuat mereka sulit mengajukan perceraian, melegalisir pernikahan terdahulu, dan akhirnya sulit mendapatkan akta kelahiran bagi anak-anak dengan nama kedua orang tua mereka dari perkawinan tersebut.

Australia mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan MA yang telah membantu lebih dari 340 Pengadilan Agama di seluruh Indonesia membebaskan biaya pengadilan bagi masyarakat miskin dan memberikan layanan sidang keliling di daerah terpencil.

Sidang keliling meningkatkan jumlah perempuan miskin yang dapat mengakses pengadilan hingga empat kali dari sebelumnya.

Memiliki akses yang lebih baik ke pengadilan akan membantu perempuan Indonesia memperoleh dokumen hukum yang mengakui peran sebagai kepala keluarga.

Hal itu akan memberikan perempuan akses yang lebih baik untuk berbagai program kemiskinan seperti bantuan uang dan perawatan kesehatan gratis.

Hal itu juga membantu mereka mendapatkan akta kelahiran bagi anak-anak mereka sehingga mereka dapat mendaftarkan diri di sekolah umum.




Editor: yuli
Sumber : ANT

0
0
A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
primo hadijah @ Selasa, 20 Juli 2010 | 08:40 WIB
Sepertinya Prempuan Indonesia dimana-mana sudah lebih perkasa dari yang Pria, lihat aja di Papua, Yogyakarta, Solo, Minang, Aceh, dan Sumatera Utara tiang penyangga kehidupan keluarga mayoritasnya adalah wanita. Cek kalau gak percaya, saya kira Australia justru harus banyak belajar dari mereka.
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
1