A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/allfunc.php

Line Number: 266

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/allfunc.php

Line Number: 350

KOMPAS.com - Ciliwung.Banjir.Besar
Ciliwung Banjir Besar
Ilustrasi banjir
Jumat, 12 Februari 2010 | 19:37 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Ratih P Sudarsono

BOGOR, KOMPAS.com- Hujan sangat deras di hulu selama dua jam sejak pukul 17.00 hingga 19.00, Jumat (12/2/2010), menyebabkan Sungai Ciliwung meluap di sejumlah tempat di Kota Bogor.

Keterangan yang diperoleh dari sejumlah warga Bogor, air Ciliwung bahkan sudah menyentuh jembatan Jalak Harupat, sehingga menyebabkan kemacetan. Akibatnya, permukiman penduduk di kawasan Sempur dan sekitarnya dipastikan akan terendam. Saat ini warga sudah mulai mengungsi.

Banjir ini terjadi ketika di Kota Bogor sendiri hujan hanya gerimis pada pukul 18.00 tadi. Sehingga, banyak warga kaget atas luapan Ciliwung yang sampai saat ini masih terus meningkat.

Petugas penjaga pintu Katulampa, Andi, menyatakan, tinggi muka air di bendung itu sudah mencapai 2,5 meter pada pukul 19.00 tadi, dan saat ini kecenderungannya terus meningkat.

Selain di Sempur, luapan Ciliwung juga terjadi di kampung Sukamulya, Kecamatan Sukasari, dan Warung Jambu.

Seorang warga Sempur, Yan, melihat muka air Ciliwung sangat tinggi, tetapi belum bisa memastikan seperti apa kondisi kampungnya yang selama ini langganan banjir. Diperoleh informasi, sebuah jembatan di sekitar Sempur bahkan nyaris ambruk. Sebuah jembatan di daerah Babakan Madang, Kabupaten Bogor, juga sudah ambruk.



Editor: msh

0
0
A A A
Ada 5 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
rose ane @ Sabtu, 13 Februari 2010 | 10:17 WIB
Jembatan di kaumpandak, karadenan, cibinong cukup mengkhawatirkan untk dilalui bila banjir lagi, apalagi arus pengguna jembatan cukup banyak.
Huddy Huddy @ Sabtu, 13 Februari 2010 | 09:56 WIB
DPR harus membentuk pansus untuk menyelidiki apakah aliran air ciliwung mengalir secara tidak sah dan untuk kepentingan kelompok tertentu. kali ini targetnya adalah memecat menteri yang terkait masalah air serta Direksi PDAM
Mahendra Primajati @ Sabtu, 13 Februari 2010 | 09:28 WIB
Makanya yuk mari kita tanam dan rawat pohon, mencoba berpikir jauh kedepan jgn cuma bikin kanal doank, hukum alam jangan dilawan!
ade soni @ Sabtu, 13 Februari 2010 | 06:48 WIB
hati2 warga jakarta, bersiaplah menerima kiriman air...
Anwar Riksono @ Sabtu, 13 Februari 2010 | 06:14 WIB
waduh... bentar lagi ke Jakarta nih...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
87