Penemuan Mayat
Tengkorak Ditemukan di Hutan Gebang

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/read_view.php

Line Number: 458

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 489

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 489

    A PHP Error was encountered

    Severity: Notice

    Message: Trying to get property of non-object

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 496

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: views/read_view.php

    Line Number: 496

Rabu, 28 Mei 2008 | 11:33 WIB

Gunung Kidul, Kompas - Masih luasnya wilayah hutan belantara di Kabupaten Gunung Kidul yang jarang dikunjungi manusia menyebabkan penemuan mayat sering kali sudah tinggal berbentuk tengkorak. Pada Senin (26/5) sore, sebuah tengkorak manusia yang diperkirakan sudah meninggal dalam dua bulan ditemukan di Hutan Gebang, Kecamatan Panggang.

Sebelum dibawa ke Rumah Sakit Dr Sardjito untuk diotopsi, kerangka tersebut sempat diperiksa di Kepolisian Resor (Polres) Gunung Kidul, Selasa. Sebagian besar dari tulang korban sudah hilang. Hanya tersisa tengkorak kepala, rambut yang sudah gimbal, tulang leher, dan beberapa potongan rangka tulang. Sama sekali tidak ada daging yang tersisa dari tengkorak tersebut.

Hingga kini, polisi belum bisa memperkirakan apakah mayat tersebut merupakan korban pembunuhan atau bukan. Sisa barang milik korban yang dibawa dari tempat kejadian adalah botol plastik air mineral dengan cairan di dalamnya berwarna putih, sandal wanita merek Guess ukuran 37, jam tangan wanita, celana panjang, celana dalam pria, serta bra warna merah jambu.

Seorang warga Desa Girisuko, Tumiran, menemukan tengkorak tersebut pada pukul 15.30 di hutan ketika sedang mencari rumput untuk makanan ternak. Aparat desa selanjutnya segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Lokasi penemuan tengkorak berada sekitar 500 meter dari jalan aspal yang sudah rusak.

Tak ada pengakuan

Menurut Camat Panggang Agus Hartadi, hingga kini tidak ada warga di sekitar Hutan Gebang yang mengaku kehilangan sanak saudara. Hutan Gebang, lanjut Agus, termasuk kawasan hutan negara sehingga jarang dijamah warga sekitar. Biasanya hanya petugas patroli keamanan hutan yang sesekali berkeliling menjaga keamanan hutan.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Gunung Kidul Ajun Komisaris Mugiman belum bisa memperkirakan jenis kelamin tengkorak tersebut. Polisi masih menunggu hasil otopsi yang diperkirakan diketahui hasilnya setelah satu bulan. "Temuan terbatas, tinggal organ tulang yang tidak lengkap. Kemungkinan akan sulit diidentifikasi," ujarnya.

Sebelumnya, menurut Mugiman, polisi juga pernah menemukan rangka tubuh manusia di hutan masyarakat di sekitar Gunung Watugajah di Kecamatan Gedangsari pada tahun 2007. Rangka tersebut hingga kini juga tidak diketahui identitasnya. Terlambatnya penemuan mayat karena masyarakat jarang merambah hutan belantara. Hutan jati, misalnya, biasanya dibersihkan oleh pemiliknya satu tahun sekali. (WKM)


wkm

0
0
A A A
Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
167