Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:31 WIB

Warga Merapi Mulai Nikmati Fasilitas Air Minum

Selasa, 15 November 2011 | 17:52 WIB
KOMPAS/ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN
Salah satu instalasi air hasil sumbangan Dana Kemanusiaan Kompas yang siap beroperasi di Dusun Wonorejo, Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, diresmikan beroperasinya, Selasa (15/11/2011).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Setelah lebih dari dua bulan, warga Dusun Tanen dan Wonorejo, Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman akhirnya menikmati fasilitas air minum yang dialirkan dari sumber mata air Genthong, di pinggir Kali Boyong.

Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) yang menghimpun dana dari para pembaca Harian Kompas membangun instalasi air minum dengan debit 5 liter per detik bagi warga di dua dusun tersebut.

Dengan sistem bor horisontal, mata air dari Sumber Genthong kemudian dialirkan dengan sistem tandem ke tiga bak penampungan. Adapun jarak antara mata air dan bak penampungan berkisar satu kilometer hingga dua kilometer.

Untuk menghindari terjangan lahar dingin, pipa-pipa dari titik pengeboran ditopang dengan jembatan besi dan kawat baja sepanjang 100 meter dan 60 meter.

Menandai beroperasinya instalasi air ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sunartono bersama Ketua Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas M Nasir membuka keran air sebagai tanda peresmian instalasi air bagi warga Dusun Tanen dan Dusun Wonorejo, Selasa (15/11/2011) di Omah Petroek, Karangkletak, Dusun Wonorejo, Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman.

Instalasi air yang dibangun dengan dana Rp 472 juta ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air minum bagi warga di sekitar lereng Merapi yang kini sulit mencari air minum pascaerupsi Merapi.