Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kamis, 17 Mei 2012 | 03:31 WIB

Bantuan Lewat DKK Ditutup

Rabu, 2 Maret 2011 | 17:17 WIB
DKK/SUYNATO
Inilah bak penampungan air bantuan pembaca Kompas bagi korban letusan Merapi. Bantuan dibagikan ke sejumlah daerah di Sleman dan Klaten dalam sepekan terakhir. Foto diambil, Selasa (4/1/2011).

JAKARTA, KOMPAS.com — Dibuka sejak 27 Oktober 2010, penerimaan bantuan untuk korban banjir bandang Wasior, tsunami Mentawai, dan erupsi  Gunung Merapi, melalui Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (DKK), mulai Selasa 1 Maret 2011 ditutup. Jumlah bantuan yang terhimpun lebih dari Rp 18 miliar. Jumlah terakhir secara rinci hingga kemarin belum direkap seluruhnya.

Bantuan masyarakat tersebut sebagian telah digunakan untuk membantu korban Merapi dan Wasior saat dilakukan pertolongan tanggap darurat. Selebihnya, uang tersebut akan digunakan untuk membangun rumah penduduk di tiga lokasi tersebut dan  membangun sarana publik, termasuk infrastruktur jaringan air yang hancur di kawasan Merapi.  

Daftar penyumbang yang belum sempat diumumkan di harian Kompas maupun Kompas.com selanjutnya akan dimuat di kedua media ini.

Sedangkan bantuan dari para pembaca Kompas dan Kompas.com yang  diserahkan melalui DKK setelah tanggal 1 Maret akan digunakan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana di seluruh wilayah Indonesia dan bantuan kemanusiaan lainnya. Sumbangan bisa dikirim melalui rekening bank yang sama.